Selasa, September 27, 2011

Lombok Update

Bandara International Lombok akan Beroperasi Penuh Pada 1 Oktober 2011

Bandara Internasional Lombok (BIL) yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, akan beroperasi penuh pada tanggal 1 Oktober 2011. Lombok adalah pulau tetangga Bali yang terletak di arah timur.
Bandara Internasional Lombok baru terletak di Tanak Awu, di Kabupaten Lombok Tengah, 30 km atau satu jam berkendara ke arah Tenggara Mataram, ibukota Nusa Tenggara Barat. Dengan dibukanya bandara ini, Bandara Selaparang yang saat ini beroperasi dijadwalkan akan menutup semua layanan penerbangan dari 30 September 2011, pukul 18.00 Waktu Indonesia Tengah.
"Banyak orang mempertanyakan dan meragukan pembukaan bandara ini, tapi saya dapat yakinkan bahwa Bandara Internasional Lombok akan mulai beroperasi mulai 1 Oktober" kata Ridwan Syah, Kepala Komunikasi, Transportasi, dan informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada pertemuan dengan instansi pemerintah terkait, maskapai penerbangan dan Stakeholder pariwisata di Mataram, pada Kamis 22 September 2011, seperti yang dilansir Kompas.com.
BIL baru dibangun meliputi area total 551 hektar dan memiliki landasan pacu sepanjang 2.750 m yang dapat mengakomodasi pesawat berbadan lebar seperti Airbus A 330 dan beberapa jenis Boeing 737 atau Boeing 747. Bandara ini memiliki luas 21.000 m2 terminal diproyeksikan akan mengakomodasi tiga juta penumpang per tahun, dan dilengkapi dengan semua fasilitas yang diperlukan seperti taksi, apron, fasilitas VIP, dan fasilitas informasi.
Untuk mendukung bandara baru ini, rute bus baru telah didirikan dari Mataram dan Senggigi ke BIL. Bus-bus khusus yang melayani rute ini memiliki kapasitas 40 penumpang dan memiliki desain visual juga bertujuan untuk mempromosikan pariwisata di Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Ongkos dari / ke Terminal Bus Mandalika Mataram adalah sekitar Rp15.000,- sampai Rp20.000,- dan dari / ke Senggigi sekitar Rp 20.000 sampai Rp25.000,-. Taksi juga akan tersedia untuk menjemput penumpang di sekitar Pulau Lombok.
Pembangunan BIL sudah digagas sejak tahun 90-an, selama masa jabatan Warsito Gubernur NTB saat itu. Dimulai dengan pandangan bahwa Bandara Selaparang yang ada pada saat itu di masa yang akan datang akan disesaki oleh penumpang, mengingat Lombok secara bertahap tumbuh menjadi daerah tujuan wisata yang signifikan. Saat ini, Bandara Selaparang tidak lagi memadai karena hanya memiliki kapasitas 850.000 penumpang maksimum per tahun sedangkan saat ini penumpang pesawat telah melebihi 1,2 juta.
Saat ini, Bandara Selaparang melayani penerbangan domestik termasuk Garuda IndonesiaLion AirBatavia Air,Wings Air, dan Trigana. Sementara penerbangan internasional dilayani oleh SilkAir dengan rute Singapura ke Lombok. Dari 1 Oktober 2011, maskapai-maskapai penerbangan ini akan mendarat di bandara internasional baru Lombok. Dengan pembukaan bandara internasional baru Lombok, maskapai domestik dan internasional diharapkan dapat memasukkan Lombok dalam rute mereka, dan kemegahan pulau indah ini akan lebih mudah untuk diakses.
Source: Kompas.com, Vivanews.com, ntbprov.go.id